TANAMAN TERUS MELANJUTKAN TAKJUBNYA
Posted by Abdullah Azis on Saturday, August 21, 2010 Under: Artikel
Satu lagi
tambahan pada taktik cerdas yang digunakan oleh tanaman yang telah
ditemukan hingga saat ini, tanaman mampu untuk menipu serangga musuhnya
dan bahkan menggunakan taktik itu dengan cara yang sangat baik. Untuk
ini mereka menggambar pola seperti seorang
seniman yang sangat berbakat,
atau menghasilkan parfum atau hormon pembunuh seperti seorang ahli
kimia. Kompleksitas dari perilaku ini sangat menakjubkan. TAPI
HATI-HATI! tanaman ini bahkan tidak punya otak. mereka bahkan tidak
mempunyai kemampuan untuk berpikir atau bahkan organ-organ untuk
merasakan pola dan bebauan yang mereka tiru. Perilaku yang ajaib ini
menunjukan pada kita bahwa Tuhan kita yang Mahakuasa menjaga dan
mengontrol segalanya.
Penelitian pertama tentang tanaman adalah tentang pola peniruan. Pola dari ulat, semut dan kumbang daun telah ditemukan pada tanaman yang telah diperiksa. Sebuah benih bermantel menyerupai seekor ulat dan bentuknya dan pola yang ada padanya. Beberapa pola pada tubuh tanaman terlihat seperti kutu, dimana menandakan layaknya kehidupan yang membahayakan. Semua pola ini bekerja sebagai sebuah sinyal tipuan melawan serangga musuhnya. Tanaman-tanaman itu terlihat seperti mereka terkena penyakit dan memberi kesan bahwa ia saat ini bisa menyebarkan penyakit bagi serangga lain disekitarnya. Serangga-serangga yang bertemu dengan tanaman ini dengan cepat akan kehilangan ketertarikannya untuk menyerang tanaman ini. Mereka akan pindah ke tanaman lain seperti seakan mereka tidak beruntung untuk berbagi sumber makanannya dengan serangga lain.
Teknik pintar untuk bertahan ini sangat efektif melawan binatang yang lebih besar seperti rusa. Rusa tidak akan datang dan menggigit tanaman dengan penutup seperti ini seandainya serangga tipuan pada tanaman itu menggigit dan mengganggu rusa itu. ilmuwan bernama Simcha Lev-Yadun dan Moshe Inbar dari Universitas Haifa Oranim menyatakan bahwa mereka telah menemukan setengah lusin tipe-tipe tanaman yang memperdaya hanya di Israel.
Lev-Yadun mengatakan bahwa tanaman-tanaman ini sangat sempurna yang bahkan mereka bisa menipu manusia dengan peniruan. Bahkan seorang temannya yang melihat gambarnya tidak menyadari bahwa ini adalah tanaman dan bukan serangga, walaupun ia adalah seorang ilmuwan. (Harun Yahya, The Miracle of Creation in Plants).
Sebuah chamomile dari keluarga xanthiun trumarium membuat dirinya tampil seperti telah dirusak oleh tentara semut. Serangan dari semut dalam sebuah bala tentara bisa menghabisi banyak hewan lainnya. jadi dengan faktor intimidasi semut, tanaman menggunakan cara ini untuk melawan hewan-hewan. beberapa tanaman juga diketahui menghasilkan nektar khusus yang mengundang semut, bertujuan untuk keuntungan menghindari semut.
Lev-Yadun mengatakan "Saya yakin di sana ada ribuan jenis
tanaman yang mengimitasi serangga." Tapi bagaimana perilaku pintar ini
bisa terjadi pada permukaan tanaman? mungkinkah tanaman telah menemukan
dan mengembangkan taktik ini dengan sendirinya? dari manakah tanaman
yang tidak memiliki mata ini bisa meniru pola dari serangga?
Tentunya, taktik rumit ini, sistem cerdas dan efektif ini tidak terjadi pada tanaman dengan kebetulan. lebih jauh, tidak ada kebetulan bisa menghasilkan sebuah sistem cerdas yang rumit. Ini adalah bukti nyata bahwa perilaku ini adalah inspirasi dari ALLAH yang Mahakuasa. ALLAH mengontrol segalanya yang hidup dan tidak hidup, setiap momennya dan pemilik dari segalanya di alam semesta. Milik ALLAH kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di dalamnya; dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Surah al-Maidah : 120)
seniman yang sangat berbakat,
atau menghasilkan parfum atau hormon pembunuh seperti seorang ahli
kimia. Kompleksitas dari perilaku ini sangat menakjubkan. TAPI
HATI-HATI! tanaman ini bahkan tidak punya otak. mereka bahkan tidak
mempunyai kemampuan untuk berpikir atau bahkan organ-organ untuk
merasakan pola dan bebauan yang mereka tiru. Perilaku yang ajaib ini
menunjukan pada kita bahwa Tuhan kita yang Mahakuasa menjaga dan
mengontrol segalanya.Penelitian pertama tentang tanaman adalah tentang pola peniruan. Pola dari ulat, semut dan kumbang daun telah ditemukan pada tanaman yang telah diperiksa. Sebuah benih bermantel menyerupai seekor ulat dan bentuknya dan pola yang ada padanya. Beberapa pola pada tubuh tanaman terlihat seperti kutu, dimana menandakan layaknya kehidupan yang membahayakan. Semua pola ini bekerja sebagai sebuah sinyal tipuan melawan serangga musuhnya. Tanaman-tanaman itu terlihat seperti mereka terkena penyakit dan memberi kesan bahwa ia saat ini bisa menyebarkan penyakit bagi serangga lain disekitarnya. Serangga-serangga yang bertemu dengan tanaman ini dengan cepat akan kehilangan ketertarikannya untuk menyerang tanaman ini. Mereka akan pindah ke tanaman lain seperti seakan mereka tidak beruntung untuk berbagi sumber makanannya dengan serangga lain.
Teknik pintar untuk bertahan ini sangat efektif melawan binatang yang lebih besar seperti rusa. Rusa tidak akan datang dan menggigit tanaman dengan penutup seperti ini seandainya serangga tipuan pada tanaman itu menggigit dan mengganggu rusa itu. ilmuwan bernama Simcha Lev-Yadun dan Moshe Inbar dari Universitas Haifa Oranim menyatakan bahwa mereka telah menemukan setengah lusin tipe-tipe tanaman yang memperdaya hanya di Israel.
Lev-Yadun mengatakan bahwa tanaman-tanaman ini sangat sempurna yang bahkan mereka bisa menipu manusia dengan peniruan. Bahkan seorang temannya yang melihat gambarnya tidak menyadari bahwa ini adalah tanaman dan bukan serangga, walaupun ia adalah seorang ilmuwan. (Harun Yahya, The Miracle of Creation in Plants).
Sebuah chamomile dari keluarga xanthiun trumarium membuat dirinya tampil seperti telah dirusak oleh tentara semut. Serangan dari semut dalam sebuah bala tentara bisa menghabisi banyak hewan lainnya. jadi dengan faktor intimidasi semut, tanaman menggunakan cara ini untuk melawan hewan-hewan. beberapa tanaman juga diketahui menghasilkan nektar khusus yang mengundang semut, bertujuan untuk keuntungan menghindari semut.
Lev-Yadun mengatakan "Saya yakin di sana ada ribuan jenis
tanaman yang mengimitasi serangga." Tapi bagaimana perilaku pintar ini
bisa terjadi pada permukaan tanaman? mungkinkah tanaman telah menemukan
dan mengembangkan taktik ini dengan sendirinya? dari manakah tanaman
yang tidak memiliki mata ini bisa meniru pola dari serangga?Tentunya, taktik rumit ini, sistem cerdas dan efektif ini tidak terjadi pada tanaman dengan kebetulan. lebih jauh, tidak ada kebetulan bisa menghasilkan sebuah sistem cerdas yang rumit. Ini adalah bukti nyata bahwa perilaku ini adalah inspirasi dari ALLAH yang Mahakuasa. ALLAH mengontrol segalanya yang hidup dan tidak hidup, setiap momennya dan pemilik dari segalanya di alam semesta. Milik ALLAH kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di dalamnya; dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Surah al-Maidah : 120)

In : Artikel
